Pentagon Gandeng OpenAI dan xAI, AI Khusus Militer Kini Dipakai 3 Juta Personel

Sep 8, 2026 - 15:26
 0
Pentagon Gandeng OpenAI dan xAI, AI Khusus Militer Kini Dipakai 3 Juta Personel

Jakarta — Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) mulai memperluas penggunaan kecerdasan buatan (AI) dengan menghadirkan layanan khusus berbasis ChatGPT dan Grok. Kedua teknologi tersebut disiapkan untuk mendukung kebutuhan sekitar 3 juta personel sipil dan militer di lingkungan Departemen Pertahanan AS.

Layanan AI tersebut tersedia melalui GenAI.mil, sebuah portal terpusat yang sebelumnya telah digunakan untuk memberikan akses terhadap teknologi AI generatif bagi personel Pentagon.

ChatGPT Mil untuk Pekerjaan Pemerintahan

Salah satu layanan yang kini tersedia adalah ChatGPT Mil, versi ChatGPT yang dirancang untuk lingkungan kerja Departemen Pertahanan. Pengguna tetap akan menemukan pengalaman yang mirip dengan ChatGPT pada umumnya, termasuk kemampuan berinteraksi melalui percakapan, mengelola file, membuat proyek, serta menggunakan GPT yang telah disesuaikan.

Teknologi ini diarahkan untuk membantu pekerjaan yang banyak berhubungan dengan dokumen dan proses administratif. Beberapa contohnya mencakup administrasi, logistik, perencanaan hingga penyusunan kebijakan.

Pengembangan fitur tambahan juga akan dilakukan secara bertahap untuk menyesuaikan kebutuhan operasional pengguna di lingkungan Pentagon.

Lebih dari 1,7 Juta Personel Sudah Terdaftar

GenAI.mil sendiri telah beroperasi sejak tahun lalu. Portal tersebut dibuat agar personel Departemen Pertahanan dapat menggunakan teknologi AI generatif dengan tetap memperhatikan perlindungan terhadap informasi sensitif milik pemerintah.

Dari sekitar 3 juta personel yang menjadi sasaran layanan, lebih dari 1,7 juta orang telah membuat akun di portal tersebut.

Sebelum menggandeng OpenAI dan xAI, Pentagon juga sempat menjalin kerja sama dengan Anthropic, perusahaan di balik AI Claude. Namun, Anthropic tidak bersedia memberikan akses tanpa batas terhadap teknologinya dan tetap mempertahankan sejumlah pembatasan keselamatan.

Perbedaan tersebut membuat Claude tidak masuk ke dalam GenAI.mil. Pentagon kemudian melanjutkan kerja sama AI dengan OpenAI dan xAI.

Grok for Government Dukung Operasi Militer

Selain ChatGPT Mil, Pentagon juga menghadirkan Grok for Government dari xAI. Layanan ini dikembangkan untuk mendukung produktivitas dan kebutuhan operasional di lingkungan pemerintahan serta militer.

Grok for Government juga dikaitkan dengan infrastruktur Starshield AI milik SpaceX yang memanfaatkan teknologi jaringan satelit Starlink.

Departemen Pertahanan AS menyebut teknologi tersebut dapat membantu meningkatkan produktivitas personel, menjaga kesinambungan pengetahuan serta mendukung kolaborasi yang lebih aman dan efisien.

Dalam penerapannya, Grok dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, termasuk analisis riset pasar bagi bagian pengadaan dan pengelolaan rantai pasok di sektor logistik.

Pentagon Perkuat Ekosistem AI

Penggunaan ChatGPT Mil dan Grok for Government menjadi bagian dari langkah Pentagon untuk memperbesar pemanfaatan AI dalam berbagai bidang.

Departemen Pertahanan AS sebelumnya juga telah membuat kesepakatan dengan sejumlah perusahaan teknologi lainnya. Beberapa di antaranya adalah Amazon Web Services, Microsoft, Nvidia, dan Reflection AI.

Dengan semakin banyaknya perusahaan teknologi yang terlibat, Pentagon tengah membangun ekosistem AI yang dapat digunakan untuk mendukung pekerjaan administratif sekaligus kebutuhan operasional dan strategis.

-cliploo.com

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0