Live Streaming Jadi Andalan UMKM, Shopee Live Unggul dalam Survei Ipsos
Jakarta — Cara UMKM memasarkan produk terus berkembang seiring meningkatnya penggunaan platform digital. Salah satu metode yang semakin banyak dimanfaatkan adalah live streaming, yang memungkinkan penjual berinteraksi langsung dengan calon pembeli sambil menawarkan produknya.
Riset Ipsos bertajuk Tren Live Streaming E-commerce bagi Penjual yang melihat kondisi pasar pada kuartal III 2023 menunjukkan Shopee Live menjadi fitur live streaming yang paling banyak dipilih brand lokal dan UMKM dalam survei tersebut.
Survei ini melibatkan penjual dari brand lokal dan UMKM Indonesia yang menggunakan berbagai fitur live streaming di platform marketplace.
Shopee Live Unggul dalam Pilihan Seller
Berdasarkan hasil survei, Shopee Live memperoleh angka 77 persen untuk indikator fitur live streaming yang paling diingat oleh brand lokal dan UMKM atau Top of Mind. Angka tersebut berada di atas TikTok Live yang memperoleh 19 persen.
Dari sisi penggunaan, Shopee Live juga mencatat angka 72 persen pada indikator Brand Used Most Often (BUMO), sedangkan TikTok Live berada di angka 26 persen.
Untuk pilihan platform yang digunakan dalam kebutuhan penjualan, Shopee Live memperoleh persentase 82 persen, sementara TikTok Live berada di angka 18 persen.
Executive Director Ipsos Indonesia Andi Sukma mengatakan perubahan dalam industri e-commerce membuat persaingan antarpemain digital semakin dinamis. Menurutnya, platform yang mampu memberikan manfaat nyata bagi penjual memiliki peluang lebih besar untuk menjadi pilihan.
Interaksi Langsung Jadi Nilai Tambah
Salah satu alasan live streaming diminati adalah kemampuan penjual untuk berkomunikasi secara langsung dengan konsumen.
Melalui siaran langsung, seller dapat menjelaskan detail produk, menjawab pertanyaan, sekaligus memberikan respons terhadap calon pembeli secara real-time. Pola komunikasi tersebut membuat aktivitas belanja terasa lebih interaktif dibandingkan sekadar melihat katalog produk.
Dalam survei Ipsos, Shopee Live memperoleh 67 persen untuk kategori layanan terbaik bagi brand lokal dan UMKM. TikTok Live berada di angka 25 persen, sementara Lazada Live dan Tokopedia Play masing-masing memperoleh 5 persen dan 3 persen.
Untuk kategori fitur interaktif terbaik, Shopee Live juga mendapatkan 63 persen. Selanjutnya terdapat TikTok Live 25 persen, Lazada Live 7 persen, dan Tokopedia Play 6 persen.
Live Streaming Dinilai Bisa Dorong Omzet
Bagi pelaku usaha, keberhasilan sebuah fitur digital tidak hanya dilihat dari jumlah penonton, tetapi juga dari dampaknya terhadap penjualan.
Dalam survei tersebut, 67 persen brand lokal dan UMKM menilai Shopee Live memberikan peningkatan omzet terbesar. TikTok Live berada di angka 25 persen, sedangkan Tokopedia Play dan Lazada Live masing-masing 4 persen.
Shopee Live juga mendapat angka 67 persen sebagai fitur live streaming yang dinilai memberikan keuntungan terbaik bagi seller. TikTok Live memperoleh 26 persen, Tokopedia Play 4 persen, dan Lazada Live 3 persen.
Temuan ini memperlihatkan bahwa live streaming mulai dipandang bukan sekadar sarana promosi, tetapi juga sebagai salah satu kanal penjualan yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan transaksi.
Edukasi Digital Ikut Membantu UMKM
Selain fitur interaktif dan potensi omzet, program edukasi juga menjadi salah satu faktor yang dipertimbangkan penjual.
Sebanyak 64 persen brand lokal dan UMKM dalam survei memilih Shopee Live sebagai fitur live streaming yang paling membantu perkembangan bisnis mereka. Angka tersebut mengungguli TikTok Live sebesar 27 persen, Lazada Live 6 persen, dan Tokopedia Play 3 persen.
Sementara itu, sekitar 65 persen responden menilai program edukasi Shopee Live bermanfaat dalam membantu seller memahami cara memaksimalkan aktivitas jualan melalui live streaming.
Bagi UMKM yang baru memasuki dunia digital, edukasi semacam ini dapat membantu mereka memahami cara berkomunikasi dengan audiens, menampilkan produk, hingga mengoptimalkan peluang penjualan selama siaran berlangsung.
Peluang Live Commerce Masih Terbuka
Perkembangan live streaming menunjukkan bahwa pola jualan online semakin mengarah pada interaksi yang lebih langsung antara penjual dan konsumen.
Bagi brand lokal dan UMKM, kemampuan membangun komunikasi dengan audiens menjadi salah satu modal penting untuk memenangkan persaingan digital. Tidak cukup hanya memiliki produk, pelaku usaha juga perlu mampu memperkenalkan dan menjelaskan produknya dengan cara yang menarik.
Hasil survei Ipsos tersebut menunjukkan tingginya penggunaan live streaming oleh seller sekaligus memperlihatkan bahwa interaksi, peningkatan omzet, dan dukungan terhadap pertumbuhan bisnis menjadi pertimbangan utama dalam memilih platform.
Dengan semakin berkembangnya perdagangan digital, live streaming berpotensi terus menjadi salah satu strategi yang digunakan UMKM untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan penjualan.
-cliploo.com
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0