Biaya Marketplace Tembus 18%: Saatnya UMKM Atur Strategi Agar Margin Tak Tergerus

Sep 8, 2026 - 10:47
 0
Biaya Marketplace Tembus 18%: Saatnya UMKM Atur Strategi Agar Margin Tak Tergerus

JAKARTA - Jualan online memang bikin jangkauan pasar makin luas. Namun di balik kemudahan tersebut, ada tantangan baru yang kian nyata bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM): membumbungnya biaya layanan marketplace.

Berdasarkan data Kementerian UMKM tahun 2026, potongan biaya layanan marketplace yang dibebankan kepada penjual kini menyentuh angka 10% hingga 18% per transaksi—itu pun belum termasuk biaya iklan dan promosi. Jika tidak cermat menghitung biaya operasional, margin keuntungan pelaku usaha riskan tergerus habis.

Tantangan ini menjadi krusial mengingat derasnya gelombang digitalisasi. Per Januari 2026, Kementerian Kominfo mencatat sekitar 27 juta UMKM telah masuk ke ekosistem digital melalui media sosial dan marketplace. Padahal, peran UMKM sangat vital bagi perekonomian: menyumbang lebih dari 60% PDB nasional dan menyerap hampir 97% tenaga kerja Indonesia.

Berburu Kanal Penjualan yang Lebih Efisien

Di tengah tingginya potongan komisi platform digital, akses ke kanal penjualan berbiaya efisien menjadi 'napas segar' yang sangat dibutuhkan UMKM untuk menjaga napas bisnis mereka.

Melihat kondisi tersebut, program NEO rheumacyl Peduli UMKM 2026 hadir menggandeng platform online commerce Tempomart.com (milik Tempo Scan Group). Melalui kolaborasi ini, disalurkan dukungan senilai total Rp1 miliar sekaligus akses jualan bebas komisi 100% selama 6 bulan bagi UMKM terpilih.

"Bagi kami, slogan 'Terus Bergerak, Saat Menyerah Bukan Pilihan' mencerminkan keseharian pelaku UMKM yang terus berjuang di tengah tantangan. Namun, semangat saja tidak cukup—perlu ditopang oleh akses modal, pasar, dan pengetahuan yang relevan," ujar Diana Theodora, General Manager Brand Creative Content & Communication Health Care Division PT Tempo Scan Pacific Tbk.

Solusi Konkret: Bebas Komisi dan Paket Promosi

Tidak hanya gratis komisi penjualan selama setengah tahun, 20 UMKM terpilih yang lolos seleksi juga dibekali paket dukungan bisnis lengkap, meliputi:

  • Pendampingan pengelolaan toko online.

  • Peningkatan visibilitas produk di platform digital.

  • Program promosi terpadu untuk mendongkrak penjualan.

"Kehadiran Tempomart.com menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem digital lokal yang dapat membuka ruang tumbuh nyata bagi pelaku usaha Indonesia," tambah Suli Anggara, Deputy Managing Director Sales & Marketing PT Tempo Digital Nusantara.

Komitmen 7 Tahun Mendampingi UMKM

Program CSR yang telah berjalan sejak 2020 ini kini memasuki tahun ketujuh. Konsistensi dalam memberikan bantuan modal, promosi, hingga pelatihan kapasitas usaha terbukti menjadi pendorong bagi UMKM untuk bertahan.

Di tengah persaingan digital yang makin ketat, kunci keberlanjutan UMKM kini berada pada efisiensi biaya penjualan, perluasan akses pasar, dan adaptasi strategi. Dengan memanfaatkan kanal yang tepat, pelaku usaha lokal diharapkan dapat terus bertumbuh tanpa harus mengorbankan margin keuntungan mereka.

-cliploo.com

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0